dreamers will keep on dreaming till the very last inhalation

Dreamers seperti aku ini, yang bekalannya cuma bantal dan selimut, habiskan harinya dengan berdoa agar malam cepat menyusul.


Dreamers seperti aku ini, yang rohnya sering terbang jauh dari jasad, mahu jejaknya tiba di tempat-tempat indah yang cuma nyata dalam mimpi.


Dreamers seperti aku ini, yang bila melangkah menundukkan kepala, tidak cukup berani menentang tiap pasang mata umum yang begitu rakus lagi serakah meratah tiap inci tubuh dengan bermacam penilaian serta anggapan-anggapan yang mungkin benar, mungkin fitnah.


Dreamers seperti aku ini, yang sering cuba, setengah mati mencuba, untuk lupakan beberapa perkara yang impaknya begitu dalam dan melukakan. Tapi, beberapa perkara itu tetap datang menghantui dan saling berkait dalam jurnal kehidupan seharian aku.


Dreamers seperti aku, dreamers seperti dia, dreamers seperti kau, yang teringin dilahirkan semula dan menjadi orang lain. Orang lain yang aku, dia dan kau rasakan lebih seribu kali, sejuta kali hebat dan sempurna dari diri aku, dia dan kau yang sekarang ini.

No comments:

Post a Comment