Wajah Kesayangan Hamba

Apalagi?


Ada hari yang rohku terasa melampau berat
seolah sedang pikul dosa hidup 1000 tahun,
mengizin graviti menggari kaki ke bumi
dan diharam dari terbang mencabar langit.


Ada perkataan yang tidak boleh aku lupa
yang terluncur dari secubit bibir yang tidaklah seindah merkah delima tetapi cukup sempurna untuk buat aku relaks
seperti merendam tubuh di takungan air panas Yangmingshan.


Ada malam yang aku tenggelam dalam nafas
lalu hanyut dibawa arus sungai khayalan yang maha deras
yang akhirnya menemukan aku ke taman larangan bernama mimpi.


Ada wajah...
Ahh.. tak perlu aku jelaskan soal yang ini.
Memang tiada penjelasannya dan takkan pernah ada.

No comments:

Post a Comment