Suara dari bintang,
buat aku terjaga dari lena.
Bicara si bintang,
dia punya titipan dari dewa asmara;
"Lihat bayang di tingkap kamu!"
Aku bangkit,
lalu melangkah perlahan arah jendela.
Benar!
Sesungguhnya bintang tidak mendusta.
Ada bayang.
Bayang yang aku rindu.
Bayang dia.
Terus, sedih aku hilang,
lara aku lenyap.
Terima kasih, bintang.
No comments:
Post a Comment