Tari

Terus mainkan lagu itu sayang, supaya aku tidak berhenti menari dan kau pun akan terus tertawa, melihat gelagat-gelagat comel
riak-riak lucu
yang aku gayakan percuma untuk kau.

Sebenarnya
sebenar-benarnya
bukanlah kerna aku cukup tenaganya untuk menari hingga jengah si fajar subuh,
aku cuma mahu melihat kau tertawa
tertawa besar membahak puas kerna jika tidak silap aku, sudah terlalu lama wajah kau ditinggal sang senyum dan sang ketawa.

Sayang, it's okay. Betul. Aku sumpah. It's really okay for me to dance all night for you. It's okay for me to sweat like a pig. It's okay for me to get cynic stares from others.
Sebab kau, sayang. Sebab kau, aku persetankan segala yang lain.
Sebab kau.

Jadi, macam mana sekarang?
Terus sajalah mainkan lagu itu. Aku sudah lebih dari sedia.

Sayang?
Sebelum hingar lagu itu menutup gegendang telinga kau, biar aku bisik ini dulu; Aku cintakan kau.

No comments:

Post a Comment